![]() |
| Wudhu |
Wali,
itulah sosok yang istimewa dikalangan umat Islam. Maqom (derajat) kewalian ini menunjukkan kedekatan hati seseorang dengan Sang Pencipta. Sebab, kata "wali" itu sendiri jika diterjemahkan secara bahasa adalah berarti "kekasih".
Banyak
sekali cerita di luar nalar (karomah) yang berhubungan dengan para wali.
Baik yang sudah terjadi puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu, maupun cerita
tentang para wali yang terjadi di jaman moderen seperti sekarang ini. Sebagian
dari cerita para wali di masa lampau itu akan banyak kita jumpai dalam
kitab-kitab klasik (baca: kitab kuning) yang dipelajari di pesantren. Salah
satunya adalah kisah tentang Wali Junaid berikut ini, “Masuk Islam Gara-Gara
Wudhu”.
Diceritakan
bahwa suatu ketika Seorang wali yang bernama Syech Junaid sedang mengalami
sakit mata, kemudian beliau memanggil seorang dokter spesialis mata yang ada di
daerah itu untuk mengobatinya. Ketepatan, ternyata dokter itu beragama nasrani.
Setelah
melakukan diagnosa, dokter menganjurkan kepada Syech Junaid untuk menjaga
matanya agar jangan sampai terkena air jika ingin segera sembuh. Mendengar
larangan dari dokter, Syech Junaid pun hanya terdiam tanda bahwa beliau tidak
berjanji untuk menyetujuinya.
Setelah
dokter pergi, ternyata benar bahwa Syech Junaid tidak setuju dengan hasil
diagnosa dan rekomendasi dokter tadi. Beliau tetap berwudhu untuk melakukan ibadah
wajib, yakni sholat 5 waktu dalam sehari semalam.
Seperti
biasa, setelah melakukan sholat, Syech Junaid beranjak tidur untuk sekedar beristirahat.
Kejadian di luar dugaan terjadi ketika beliau terbangun dari tidur. Saat
terbangun, ternyata sakit mata yang beliau derita malah sembuh total, tidak
seperti yang dikatakan dokter, bahwa air akan bisa menambah parah penyakitnya.
Singkat
cerita, selang beberapa hari dokter kembali menjenguk Syech Junaid untuk
melihat perkembangan penyakitnya. Mendapati bahwa kedua mata Syech Junaid
benar–benar sudah sembuh total, dokter itu merasa sangat heran, lalu bertanya
kepada Syech Junaid:
Dokter:
Apa
yang sudah kamu lakukan sehingga kedua matamu kini telah sembuh total?
Syech
Junaid:
Sesaat
setelah engkau pergi kemarin, saya berwudhu untuk melakukan sholat dan
alhamdulillah sekarang mata saya sudah sembuh.
Mendapati
jawaban Syech Junaid, seketika sang dokter menyatakan iman kepada Allah SWT dan
masuk Islam.
Sebagai
seorang dokter spesialis, dia langsung faham atas kejadian ini. Dia mengatakan:
Ini
adalah penyembuhan dari Sang Pencipta dan tidak ada satupun manusia yang bisa
melakukannya. Karena secara medis dan apa yang saya pelajari selama ini tentang
penyakit mata, maka kejadian seperti ini tidak mungkin terjadi dan benar-benar
di luar logika.
Terimakasih
wahai Syech karena telah menunjukkan saya jalan yang benar. Selama ini,
sebenarnya yang mengalami sakit mata “hati” adalah saya, dan kini kamu telah
menunjukkan obatnya kepadaku.
Itulah
secuil kejadian tak biasa yang dialami oleh salah seorang wali Allah atau yang
biasa disebut dengan istilah karomah. Sebab, hanya karena masalah air wudhu,
ternyata wali Junaid bisa menjadi perantara dalam membuka mata hati seorang nasrani untuk mendapatkan hidayah dari Allah dan memeluk agama Islam.
Ketaatan
dan keikhlasan dalam beribadah yang ditunjukkan oleh Syech Junaid berbuah
manis, sembuh dari penyakit mata yang beliau derita sekaligus dapat menyembuhkan
“mata hati” orang lain yang sedang sakit.
Sekian.
Sumber:
Kitab: Irsyadul 'Ibad
Percetakan: Al-Hidayah, Surabaya
Sumber:
Kitab: Irsyadul 'Ibad
Percetakan: Al-Hidayah, Surabaya

EmoticonEmoticon